You are currently viewing HASIL SURVEY KEPUASAN MASYARAKAT ( SKM ) PADA PELAYANAN BAPELKES JAMBI<br>TAHUN 2022

HASIL SURVEY KEPUASAN MASYARAKAT ( SKM ) PADA PELAYANAN BAPELKES JAMBI
TAHUN 2022

  1. Analisis Data
    Data-data yang digunakan berasal dari hasil survei yang dilakukan dengan menyebar angket/kuesioner
    kepada 360 orang responden. Pertanyaan pada angket/kuesioner meliputi unsur-unsur: kesesuaian
    pelayanan dengan jenis pelayanannya; pehaman tentang kemudahan prosedur pelayanan di bapelkes
    ; kecepatan waktu dalm memberikan pelayanan; kewajaran biaya / tarif dalam pelayanan; hasil
    kesesuaian produk pelayanan antara yang tercantum dalam standar pelayanan dengan hasil yang
    diberikan produk ; kompetensi / kemampuan petugas dalam pelayanan; prilaku petugas dalam
    pelayanan terkait kesopanan dan keramahan ; kualitas sarana dan prasarana serta penanganan
    pengaduan pengguna layanan .
    Adapun klasifikasi responden adalah seluruh peserta pelatihan yang telah masuk dalam kategori
    peserta pelatihan yang memiliki kemampuan untuk mengisi kuesioner melaui form e-survei . terdiri
    dari 9 pelatihan yang dilaksanakan di Bapelkes Jambi , dengan hasil setiap pelatihan Sbb :
      1. HASIL SURVEI
        Berikut adalah hasil penghitungan Survei Kepuasan Masyarakat Pada
        pelatihan Di Bapelkes Jambi Sbb :
      ▪ Diagram I

      Pada Diagram I .Terdapat hasil survei dari 360 Responden terdapat 33,58 % dengan
      kategori sangat baik , 47% kategori Baik , 14% kategori cukup dan 399% kategori
      kurang baik .

      Dari 4 kategori tersebut maka dikelompokkan menjadi 2, yaitu kategori sangat baik
      dan baik dikelompokkan menjadi puas sedangkan kategori cukup dan kurang baik
      dikelompokkan menjadi kurang puas yang terlihat pada Diagram II:

      ▪ Diagram II

      Dari diagram II tersebut terlihat bahwa hasil survei kepuasan Masyarakat terdapat 81%
      responden menyatakan Puas terhadap pelayanan di bapelkes sedangkan 19%
      menyatakan Tidak Puas dalam pelayanan di bapelkes jambi.

      1. PEMBAHASAN
        Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas pelayanan, yaitu
        mampu untuk memberikan pelayanan dengan tepat (accurately)
        sesuai dengan permintaan konsumen dan tanpa melakukan
        kesalahan setiap kali dengan kemampuan untuk dipercaya
        (dependably) juga disertai sikap yang baik sopan dan santun dan
        cepat dalam menangani pengaduan dari peserta. Dalam variabel ini
        perlu lebih diperhatikan sikap petugas dalam memberikan
        pelayanan terhadap masyarakat/ peserta latih, walaupun
        frekuensinya mengalami peningkatan, yaitu 81% dibandingkan
        tahun sebelumnya yang hanya mencapai angka 77,8%. Hasil ini
        memang masih termasuk ke dalam kategori baik ( Puas ), namun
        diharapkan kedepannya sikap petugas dalam memberikan
        pelayanan lebih diperbaiki lagi, agar masyarakat pengguna layanan
        di Bapelkes merasakan kepuasan dalam pelayanan yang diberikan.
        Maka dari itu pelayanan yang diberikan oleh seluruh Petugas /
        penyelenggara Pelatihan serta Aparatur Bapelkes diharapkan
        mengacu pada kepuasan masyarakat/ Peserta latih, karena proses
        penilaian suatu pelayanan yang diberikan aparatur berasal dari
        masyarakat/ Peserta latih, sebab masyarakat/ peserta latih yang
        merasakan langsung atas layanan-layanan yang diberikan oleh
        Bapelkes melalui para aparatur yang bertugas atas pelaksanaan
        tugas dan fungsinya. Masih ada 19% Responden menyatakan
        kurang puas dalam pelayanan yang diberikan yaitudalam
        penanganan pengaduan ada tetapi belum berfungsi maksimal serta
        tentang ketidaksesuaian antara produk yang tercantum dalam
        standar pelayanan dengan hasil yang diterima.
      1. TINDAK LANJUT
        Dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan Bapelkes Jambi,
        diprioritaskan pada komponen atau unsur pelayanan yang masih
        mempunyai nilai paling rendah. Dalam Survei Kepuasan Masyarakat
        dilingkungan Bapelkes tahun 2022 terdapat 2 (dua) unsur yang
        masih memiliki nilai lebih rendah dibandingkan dengan unsur yang
        lain namun masih dalam kategori cukup baik, adapun unsur
        pelayanan Bapelkes Jambi tersebut adalah:
        a. Kesesuaian hasil produk pelayanan dengan hasil yang
        diberikan. Hasil uji frekuensi cumulative percent pada unsur
        kesesuaiann hasil produk pelayanan dengan hasil yang
        diberikan berada pada urutan terendah diantara unsur
        pelayanan Bapelkes Jambi yang lain, namun demikian aspek
        kesesuaian produk pelayanan berisi tentang sarana pelatihan
        perilaku pelaksana pelayanan masih dalam kategori cukup
        baik. Untuk tindak lanjut di masa yang akan datang adalah
        kualitas penyelenggara pelayanan pelatihan memberikan
        kesesuaian antara standar yang diberikan terutama sarana
        pelatihan agar dipenuhi sesuai dengan kebutuhan peserta
        latih, baik dalam proses belajar maupun di luar pembelajaran
        mis, asrama, makan dan laundry, khususnya pada aspek
        layanan di asrama akan terus ditingkatkan lebih baik sehingga
        dapat diterima oleh peserta latih. Upaya peningkatan tersebut
        dapat diupayakan melalui penerapan SOP pelayanan di
        Bapelkes .
        b. Penanganan Pengaduan Peserta latih. Demi mendapatkan
        hasil yang maksimal dalam rangka pelayanan informasi perlu
        dilaksanakan peningkatan Sistem Penanganan Pengaduan
        Peserta latih dengan memanfaatkan Teknologi Informasi dan
        Komunikasi, sehingga seluruh pengaduan dapat diatasi
        dengan cepat dan transparan.
        Untuk upaya peningkatann tersebut dapat diupayakan melalui
        Pendidikan dan pelatihan internal maupun eksternal
        dilingkungan Bapelkes .
      2. SARAN
        Dalam rangka meningkatkan dan mempertahankan pelayanan
        Pelatihan di Bapelkes jambi, sebagai Badan Bapelkes Jambi terus
        memberi perhatian hal-hal yang merupakan prioritas pembenahan.
        Prioritas pembenahan yang direkomendasikan tersebut antara lain:
        a. Perlu upaya untuk mempertahankan kualitas pelayanan yang
        sudah baik dengan melakukan upaya peningkatan kualitas
        pelayanan secara konsistenterutama mempertahankan kualitas
        sarana prasarana dan prosedur, sistem dan mekanisme
        pelayanan Bapelkes Jambi.
        b. Memberikan pendidikan dan pelatihan yang bisa memperbaiki
        perilaku petugas, sehingga dengan adanya pendidikan dan
        pelatihan tersebut diharapkan petugas dapat lebih memperbaiki
        sikap dan prilaku dalam melakukan pelayanan pada peserta
        latih..
        c. Memperbaiki sistem penanganan pengaduan peserta dengan
        memanfaatkanTeknologi Informasi dan Komunikasi, sehingga
        seluruh pengaduan dapat diatasi dengan cepat dan transparan
        d. Memberikan informasi secara jelas kepada peserta tentang persyaratan
        standar pelayanan yang harus dipenuhi dengan menambah jumlah
        wahana informasi dan menempatkannya ditempat yang dapat dengan
        mudah dilihatsehingga nformasinya dapat dibaca jelas oleh peserta.

      Tinggalkan Balasan